
1. Mekanisme Pendengaran Manusia
Tahukah kamu bagaimana proses mendengar? yuk kita pelajari proses pendengaran pada manusia berikut!Telinga dibagi menjadi tiga bagian, yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. Perhatikan Gambar berikut!
Bunyi yang terdengar oleh telinga kita memerlukan medium. Jadi, mungkinkah kita dapat mendengar di ruang hampa udara?
Apakah di telinga terdapat medium untuk merambatkan bunyi?
Bagian-bagian penyusun telinga dan fungsinya dapat dilihat pada Tabel berikut!
Struktur dan Fungsi Bagian pada Telinga
Penyusun Telinga | Fungsi |
---|---|
Bagian Luar | |
a. Daun telinga | Mengumpulkan gelombang suara ke saluran telinga |
b. Saluran telinga (menghasilkan minyak serumen) | Menangkap debu yang masuk ke saluran telinga Mencegah hewan berukuran kecil masuk ke dalam telinga |
Bagian Tengah | |
a. Gendang telinga/membran timpani | Menangkap gelombang suara dan mengubahnya menjadi getaran yang diteruskan ke tulang telinga |
b. Tulang telinga (maleus/ martil, inkus/landasan, stapes/sanggurdi) | Meneruskan getaran dari gendang telinga ke rumah siput |
Bagian Dalam | |
a. Saluran eustachius | Menghubungkan ruang telinga tengah dengan rongga mulut (faring) berfungsi untuk menjaga tekanan udara antara telinga tengah dengan saluran di telinga luar agar seimbang. Tekanan udara yang terlalu tinggi atau rendah disalurkan ke telinga luar dan akan mengakibatkan gendang telinga tertekan kuat sehingga dapat sobek. |
b. Rumah siput (koklea) | Koklea merupakan saluran berbentuk spiral yang menyerupai rumah siput. Di dalam koklea terdapat adanya organ korti yang merupakan fonoreseptor. Organ korti berisi ribuan sel rambut yang peka terhadap tekanan getaran. Getaran akan diubah menjadi impuls saraf di dalam sel rambut tersebut dan kemudian diteruskan oleh saraf ke otak. |
c. Saluran gelang (labirin) | Terdiri atas saluran setengah lingkaran (semisirkularis) yang berfungsi untuk mengetahui posisi tubuh (alat keseimbangan). |
Proses mendengar pada manusia melalui beberapa tahap. Perhatikan pada Gambar berikut!
Tahap tersebut diawali dari lubang telinga yang menerima gelombang dari sumber suara. Gelombang suara yang masuk ke dalam lubang telinga akan menggetarkan gendang telinga (yang disebut membran timpani). Getaran membran timpani ditransmisikan melintasi telinga tengah melalui tiga tulang kecil, yang terdiri atas tulang martil, landasan, dan sanggurdi. Telinga tengah dihubungkan ke faring oleh tabung eustachius. Getaran dari tulang sanggurdi ditransmisikan ke telinga dalam melalui membran jendela oval ke koklea. Koklea merupakan suatu tabung yang bergulung seperti rumah siput. Koklea berisi cairan limfa.
Getaran dari jendela oval ditransmisikan ke dalam cairan limfa dalam ruangan koklea. Di bagian dalam ruangan koklea terdapat organ korti. Organ korti berisi cairan sel-sel rambut yang sangat peka. Inilah reseptor getaran yang sebenarnya. Sel-sel rambut ini akan bergerak ketika ada getaran di dalam koklea, sehingga menstimulasi getaran yang diteruskan oleh saraf auditori ke otak.
2. Pendengaran pada Hewan
Pernahkah kamu melihat anjing menggerakkan telinganya?Sonar atau Sound Navigation and Ranging merupakan suatu metode penggunaan gelombang ultrasonik untuk menaksir ukuran, bentuk, letak, dan kedalaman benda-benda, seperti pada Gambar berikut!

a. Kelelawar
Tahukah kamu kelelawar?b. Lumba-Lumba
Pernahkah kamu melihat lumba-lumba? Di mana kamu pernah melihat lumba-lumba?Selesai mempelajari Materi, Sobat elpedia bisa mainkan KUISNYA
Jika berkenan, silahkan beri ulasan di kolom komentar. Terima Kasih.
Install Aplikasinya di Android Rumah Belajar.APK
Jika Sobat ingin membagikannya ke teman-teman, Silahkan KLIK TOMBOL BERBAGI DI BAWAH INI!
0 comments:
Posting Komentar